Anjing Sang Maestro Pelukis Abstract

www.anjinglucu.com | Anjing jenis Shiba Inu di Alberta, Kanada, punya keahlian melukis abstrak. Hasil lukisannya bahkan kini dijual secara online.

Hunter, anjing milik pasangan suami istri Kenny Au dan Denise Lo, diklaim sangat pintar dan suka belajar. Anjing itu gemar menyelesaikan puzzle, unggul dalam uji ketangkasan, dan bahkan bisa membersihkan mainannya sendiri. Hingga tahun lalu, Lo mendapat ide brilian untuk membawa kemampuan Hunter ke tingkat lebih tinggi, yakni mengajarkannya seni melukis.

“Kami memiliki ruang kosong di dindjng dan kami mencari sesuatu untuk mengisinya. Karena Hunter adalah anjing yang tenang, berhati-hati, dan responsif. Istri saya menilai dia bisa belajar gerakan kuas untuk menciptakan sejenis memento untuk kami. Kami sangat terkejut dengan hasilnya,” kata Au kepada Huffpost seperti dikutip laman Nextshark.

Au melanjutkan, saat pertama kali Hunter belajar, dia ingin melakukannya sepanjang waktu. Tapi, pemiliknya memastikan agar anjingnya itu berganti kegiatan sesering mungkin agar tidak memaksakan diri atau bosan. Dengan melukis, Au dan Lo menggabungkannya dalam kegiatan harian dan Hunter terlihat menyukai pekerjaan itu. Melukis membuatnya lebih tenang sepanjang hari.

Pasangan suami istri itu tidak melakukan dengan perlahan dalam mengajarkan Hunter, tapi ternyata Hunter sangat alamiah. Dalam waktu sebulan setelah Lo mendapat ide itu, Hunter sudah menghasilkan karya debutnya.

“Kami mencoba melatihnya memegang kuas dan menyentuhkan kuas ke selembar kertas, lalu kami tambahkan cat, hasilnya sangat mengejutkan,” ujar pasangan itu.

Setelah menghasilkan beberapa lukisan, Au membagikan keterampilan baru Hunter di situs Reddit, dan orang-orang pun menyukainya.

Seiring Hunter yang terus menghasilkan lukisan, Au dan Lo memutuskan untuk mendedikasikan laman Instagram untuk karyanya. Akun itu kini mendapat lebih dari 5 ribu pengikut.

Hingga akhirnya, pasangan wirausahawan itu membawa karya Hunter ke situs Etsy, di mana lukisan itu dijual mulai harga US$38 atau sekitar Rp550 ribu. Mereka juga memutuskan untuk membagikan beberapa hasil karya Hunter ke Second Chance Animal Rescue Society, pusat perlindungan binatang lokal, untuk mengumpulkan donasi. Sumber : VIVA

RelatedPost

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.