Kampanye Seru STOP MAKAN DAGING ANJING di Jogja

www.anjinglucu.com | Data Koalisi Dog Meet Free Indonesia menyebutkan, World Health Organisation (WHO) secara eksplisit menyorot perdagangan daging anjing sebagai faktor penyebab penyebaran rabies di Indonesia. Anjing bukan ternak hingga kesehatan tak terjamin. Juga tak ada status penyakit dan daftar vaksinasi yang sudah diterima anjing konsumsi.

Animal Friends Jogja (AFJ), komunitas yang aktif memerangi kekerasan satwa, termasuk anjing. AFJ juga aktif meminimalisasi angka pembunuhan dan konsumsi daging anjing dengan menyelamatkan anjing-anjing dari cengkeraman penjual tongseng asu di Jogja.

Pada 2018, Alya Nurshabrina terpilih jadi Miss Indonesia, momentum ini dia gunakan terus menyebarkan kepedulian dan mengajak lebih banyak anak muda peduli gerakan ini. Di sela kesibukan, dia bahkan menyempatkan datang ke Yogyakarta, untuk mural dan kampanye setop makan daging anjing. Yogyakarta, salah satu daerah yang masih marak memperdagangan daging anjing.

Alya dan keluarga pecinta satwa, terutama anjing dan kucing. Dia punya riwayat alergi bulu anjing. Meskipun begitu, cinta Alya kepada satwa, terutama anjing makin besar. Alya sering meletakkan makanan sisa di depan halaman rumah agar anjing tetangga berbadan kurus dapat makanan. Alya sudah anggap anjing-anjing liar sebagai keluarga. Dia merasa aneh, ada banyak orang makan daging anjing.

“Saya membaca hasil riset AFJ, menonton video kekejaman pencurian dan pemotongan. Saya juga melihat evakuasi dan penggerebekan perdagangan daging anjing. Begitu kejam,” kata Alya.

Alya pernah melihat video proses pembunuhan anjing yang akan jadi tongseng asu di Jogja. Dia tak bisa menahan tangis. Bersama AFJ, diapun bikin konsep karya seni interaktif kampanye antidaging anjing.

Kedatangan Alya ke Jogja, karena pemerintah berkomitmen memberantas perdagangan daging anjing untuk konsumsi. Bahkan mendorong ada peraturan wali kota agar wabah rabies tak masuk Jogja.

Alya sempat kaget, Jogja banyak pecinta satwa, terutama anjing, namun banyak yang makan daging anjing. Dia yakin, orang-orang yang konsumsi anjing itu belum tahu, dalam sepiring daging, ada penyiksaan dan kekejaman.

“Selama kampanye setop makan daging anjing saya menemukan kalangan yang awalnya tidak tahu bahkan pernah konsumsi anjing, berhenti dan menyatakan menyesal.” Di Jakarta, katanya, banyak anjing dicuri, disiksa lalu dipotong.

Kepedulian Alya mengakampanyekan setop makan daging anjing tak hanya di Indonesia. Ketika ikut ajang Miss World, Alya bahkan tak mengira ada Miss Mesir yang juga mengkampanyekan setop makan daging anjing.

Artinya, kata Alya, kekejaman terhadap anjing terjadi di negara lain juga. Kala di karantina, Miss Mesir, membuat dukungan di sosial media bersama yang lain mengajak agar menghetikan makan daging anjing | Sumber : Mongabay – Penulis dan Foto : Tommy Apriando

RelatedPost